Selasa, 08 Agustus 2023

Sekilas Info Pasang Iklan di Mobil Pribadi

 Sekilas Info Pasang Iklan di Mobil Pribadi

Mobil Sebagai Media Iklan 



Ricky W. Griffin dan Ronald J. Ebert dalam buku Bisnis (2007), menyebut teknologi baru membuat iklan luar ruangan menjadi lebih kreatif dan menyebabkan peningkatan pengeluaran untuk iklan jenis ini. 


Sektor iklan luar ruangan tumbuh lebih cepat dibandingkan dengan iklan di koran, majalah, dan televisi. Iklan luar ruangan dianggap tidak terlalu mahal, menghadapi sedikit pesaing dalam mendapatkan perhatian pelanggan, serta dapat dilihat secara terus menerus oleh orang.


Kemacetan yang sering kali terjadi di kota-kota besar di Indonesia menjadi salah satu alasan yang membuat media iklan luar ruangan dianggap sangat efektif, terutama stiker iklan yang tertempel di badan mobil pribadi.


Misalnya saja seperti yang terjadi di Jakarta, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik Provinsi DKI Jakarta mengenai Statistik Transportasi DKI Jakarta 2015 menyebutkan kecepatan rata-rata berkendara di Jakarta pada pagi hari di hari kerja hanya berkisar lima kilometer per jam. Dengan keadaan seperti itu, stiker iklan yang tertempel di badan mobil dapat dipastikan akan dilihat oleh pengendara yang lain.





Bisnis stiker iklan mobil juga memberi peluang yang lebih banyak kepada masyarakat untuk turut mendapatkan keuntungan. Bagaimana tidak, penjualan kendaraan roda empat di Indonesia saja setiap tahunnya semakin meningkat.


Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat penjualan kendaraan roda empat mencapai 715.291 unit hingga akhir triwulan dua 2017. Selama delapan bulan pertama, para agen tunggal pemegang merek (ATPM) mencatat adanya kenaikan jumlah penjualan kendaraan sebanyak 24.991 unit dari periode yang sama tahun lalu. Pada 2016, ATPM mencatat penjualan kendaraan roda empat hanya mencapai 690.300 unit (cnnindonesia.com, 19/9). Belum lagi, saat ini juga marak bermunculan taksi online yang membuat minat pada jasa iklan stiker mobil semakin meningkat.


Terdapat empat model stiker iklan yang biasanya terpasang di badan mobil, yaitu partial (hanya sebagian), side (sisi pintu), full body (seluruh badan mobil), dan rear windshield (kaca belakang). Pengemudi akan dibayar per kilometer sesuai dengan jenis stiker yang tertempel di badan mobil.


Sehingga, stiker yang menutupi seluruh badan mobil tentu akan menghasilkan lebih banyak pemasukan dibanding yang hanya menutupi kaca belakang. Sedangkan pihak pengiklan dapat memantau peforma dari pengemudi, mulai dari posisi, rute mobil, hingga jumlah jarak tempuh dengan menggunakan bantuan teknologi GPS tracking melalui aplikasi yang disediakan oleh pihak platform iklan luar ruangan.


Berbagai platform penyedia jasa media iklan luar ruangan pun mulai bermunculan, beberapa di antaranya adalah Promogo, Ubiklan, Sticar, Klana, WrapMobil, dan StickEarn. Stiker iklan mobil ini digadang-gadang lebih efektif jika dibandingkan dengan media iklan luar ruangan lainnya, seperti papan reklame atau spanduk yang hanya terpasang di titik-titik tertentu. 


Begitu pula dari segi biayanya, beberapa platform penyedia jasa stiker iklan mobil menyakini anggaran yang dikeluarkan untuk beriklan jauh lebih murah dan fleksibel, karena hanya membayar sesuai dengan jarak tempuh mobil yang menjadi mitra.


Kemunculan stiker iklan mobil tentu dapat menjadi alternatif lain untuk beriklan, terutama untuk pemasangan iklan di luar ruang. 


Selain itu, stiker iklan di badan mobil juga dapat mengurangi jumlah iklan yang terpasang di papan reklame atau spanduk, sehingga tidak ada lagi sampah visual yang bertengger di sepanjang jalan. Angka kecelakaan yang diakibatkan oleh rubuhnya tiang reklame pun dapat diminimalisir.


___

Cat :

https://www.cnnindonesia.com/cnn-student/20171205080728-454-260177/mengenal-iklan-yang-ditempel-di-mobil-pribadi

PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork PopCash.net PopCash.net

Tidak ada komentar:

Posting Komentar